FANLIFT

Fibreoptic Adipocyte Nanotechnology (FANLIFT)
HASIL PERAWATAN FACELIFT TANPA BEDAH! 

Ada pertumbuhan minat yang pesat di seluruh dunia untuk prosedur aestetika tanpa bedah untuk peremajaan wajah dan leher.  Hingga sekarang, cara yang paling efektif untuk sebuah transformasi dramatis adalah cervicofacial rhytidectomy, yang lebih di kenal sebagai bedah operasi untuk penarikan wajah dan leher (surgical face and neck lift). Beragam bentuk perawatan tanpa bedah telah bermunculan dengan janji-janji untuk memberi hasil yang serupa dengan facelift yang sebenarnya tetapi dengan hasil akhir yang mengecewakan, baik dalam efektivitasnya maupun dalam daya tahan. Akibatnya, bedah tradisional untuk wajah dan leher masih banyak di jalankan saat ini.

Untuk pasien dari Asia manapun, dua faktor yang berkontribusi untuk penuaan cervicofacial atau wajah dan leher adalah adipose malposition dan berkurangkan elastisitas kulit. Tidak seperti proses penuaan orang dari Eropa, fitur orang Asia menunjukkan bahwa dengan bertambahnya umur, akumulasi penambahan lemak terjadi di tempat-tempat yang tidak seharusnya; ini adalah adipose malposition

PERAWATAN BEDAH OPERASI TRADISIONAL UNTUK WAJAH & LEHER

Teknik cervicofacial rhytidectomy semula di ciptakan untuk mengangkat kelebihan kulit dan meningkatkan tingkat kekecangan kulit. Teknologinya tidak dikembangkan untuk menangani masalah adipose malposition. Akibatnya, banyak pasien dari Asia setelah menjalani perawatan bedah wajah dan leher cenderung mengeluh dengan tetap adanya “pipi tembem” (chubby cheeks), lipatan pada leher (double chin) dan garis senyuman yang dalam (yang diakibatkan oleh lemak pipi yang turun dekat area mulut). Amat di sayangkan bahwa hingga kini, tidak terdapat solusi bagi para pasien pasca-bedah yang tidak puas atau untuk para pasien yang menginginkan hasil dari rhytidectomy tanpa harus menjalani bedah operasi karena takut dengan adanya bekas luka serta potensi komplikasi seperti keloid, infeksi dan masa pemulihan yang panjang. 

Perawatan Fibreoptic Adipocyte Nanotechnology Lift (FAN) diciptakan khusus untuk menangani masalah kelonggaran kulit dan adipose malposition. Teknik ini berdasarkan penggunaan kerangka sistem fibreoptic utuk memisahkan antara kulit yang longgar dengan otot yang berada dibawah kulit tersebut, menghilangkan lemak yang telah terakumulasi di tempat-tempat yang salah, mengencangkan dan membentuk ulang kulit dengan menggunakan lemak yang berasal dari pasien tersebut sebagai “lem” alami untuk merekat ulang kulit ke area otot yang lebih dalam. Sel-sel lemak (adipocytes) secara rata-rata berukuran 500,000 nanometres dan dapat berubah ke berbagai bentuk padat/cair/gel tergantung pada tingkat energy yang dikeluarkan. Adipocytes cair dapat dimanipulasi untuk membentuk diri sebagai lapisan gel yang merekat seperti lem, yang dapat menjadi lebih kuat dengan proses mengeluarkan energy yang memancing pembentukan kolagen di antara adipocytes

Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan anaestesi lokal dan sedasi ringan (twilight anaesthesia). Sebuah jarum digunakan untuk menciptakan lubang berukuran 1mm di belakang garis rambut dan sebuah serat optik (optical fibre) berukuran 1mm diameter dimasukkan hingga memungkinkan sang dokter untuk  mengetahui dengan pasti area mana dan lapisan mana yang sedang di kerjakan setiap saat.  Fibreoptic ini memungkinkan dokter untuk pertama-tama memisahkan lapisan kulit dari tisu otot yang dalam. Begitu hal ini tercapai, bagian berlemak yang tidak sedap untuk dipandang menjalani perawatan dengan menggunakan sinar laser terkendali yang mencairkan dan menguapkan jaringan-jaringan adipose. Jaringan adipose cair ini kemudian di ambil dan diubah untuk nanti digunakan sebagai “lem” kulit/otot. Berikutnya, kulit di kencangkan dari dalam dengan menggunakan serat optik untuk membimbing dokter hingga kekecangan yang sewajarnya tercipta. Sebelum pembentukan ulang, maka kulit dilapiskan diatas lapisan otot dengan menggunakan jaringan perekat alami yang merupakan lemak pasien sendiri,  yang sebelumnya telah diambil dan disuntikan kembali ke dalam bentuk lapisan cair yang tipis. 

LAPISAN JARINGAN-JARINGAN DI DALAM WAJAH

Fibreoptic kemudian diangkat hingga memungkinkan lubang berukuran1 mm tersebut tutup secara alami dalam beberapa jam berikutnya. Untuk memastikan bahwa kulit benar-benar berhasil menempel dengan baik, wajah dan leher harus dibungkus dengan alat penghangat untuk 30 menit sebelum pasien diperbolehkan pulang. 

PETUNJUK INDIKATOR
Alasan utama untuk menjalankan FAN Lift adalah untuk peremajaan wajah yang semakin berumur tanpa bedah pisau dan resiko-resiko yang terkait, namun tetap memberi hasil yang sebanding ataupun lebih  baik daripada operasi bedah konvensional untuk wajah dan leher.

Kegunaan kedua dari FAN Lift adalah untuk membentuk wajah yang bulat menjadi bentuk oval yang lebih menarik secara aestetika tanpa operasi bedah terhadap tulang dan kulit (operasi tradisional untuk mengurangi rahan-tulang). Prosedur ini diperuntukkan kelompok yang berumur lebih muda, terutama mereka yang tertarik terhadap kecantikan wajah para model Korea yang kini sedang populer. 

AREA TERBAIK UNTUK PERAWATAN
Area terbaik untuk perawatan adalah rahang, pipi yang kendur (garis tawa) dan kulit leher yang telah melonggar. Other areas also include the jawline and puffy wrinkled skin below the eyes.  

AREA TERBURUK UNTUK PERAWATAN
Dahi merupakan area yang paling sulit untuk menjalani perawatan dengan menggunakan sistem FAN Lift. Empat faktor berkontribusi terhadap permasalahan menangani area ini: sedikitnya lemak, serat tebal dari kulity yang melekat ke otot, terbatasnya area untuk melapis ulang kulit setelah dilepaskan dan seringnya pergerakan otot tersebut dikarenakan gerakan wajah pada saat berbicara. Mencapai hasil yang dramatis di bagian dahi hanya dengan menggunakan FAN Lift selalu mengecewakan hingga sekarang. 

PROSES PEMULIHAN YANG DAPAT DI HARAPKAN
Teknologi FAN Lift dapat memberikan hasil yang setara dengan perawatan bedah karena merupakan prosedur bedah operasi. Tidak ada bedah pisau yang dilakukan dan tidak ada jahitan yang diperlukan untuk menutup titik bedah 1mm, serta kecilnya resiko cedera pada syaraf, pembuluh darah dan struktur wajah lainnya. Namun, dengan menjalankan prosedur bedah operasi berarti terdapat proses pemulihan yang diharapkan, yang perlu dipersiapkan secara seksama untuk para pasien. 

Para pasien mengalami masa pemulihan yang lebih ringan dan jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan bedah operasi tradisional terhadap wajah dan leher, termasuk pembengkakan, memar, ketidakteraturan pada kulit, mati rasa, cedera pada syaraf dan kekencangan yang berlebihan. Tidak seperti bedah opeasi yang konvensional yang akan memakan waktu hingga 9 bulan untuk sepenuhnya pulih, FAN Lift hanya memerlukan waktu yang sangat singkat. Lebih lagi, tidak ada jahitan yang perlu dilepas, tidak ada bekas luka dan tidak ada resiko terbentuknya keloid. 

Sehari setelah perawatan operasi bedah, para pasien akan mengalami memar dar pembengkakan.  Keadaan sembam ini cenderung meningkat antara hari pertama hingga hari ke lima pasca operasi. 

Setelah satu minggu pasca operasi, pembengkakan akan mulai kempes.  Memarpun akan mulai menghilang.
 

KOMPLIKASI
Komplikasi yang diakibatkan oleh FAN Lift termasuk sangat jarang. Amat langka pasien yang mengalami memar dan pembengkakan hingga 8-12 minggu, namun semuanya mengalami pemulihan secara menyeluruh 

KESIMPULAN
Tingkat perbaikan kecantikan yang diperoleh dengan FAN Lift dapat diperbandingkan dengan bedah opreasi konvensional untuk wajah dan leher namun tanpa resiko yang terkait dengan tindakan tersebut. Kemungkinan adanya komplikasi, terutama dikarenakan hal-hal yang tidak alami, bekas luka dan pembentukan keloid dihilangkan dengan prosedur ini. FAN Lift merupakan prosedur perawatan kecantikan yang aman dan efektif, baik untuk pasien pria maupun wanita, baik untuk tujuan peremajaan maupun pembentukan ulang.